اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و بارك و سلم
Allahumma inni 'a'u zubika min fitnatil masi khid dajjal - Ya ALLAH, aku pohon perlindungan MU daripada fitnah Dajjal..

Tajassus (Mengintip)

*


Tajassus maknanya mengintip atau mencari-cari kesalahan orang lain. 

Kita dilarang menyiasat, tanya-tanya, selidik, teropong, cari salah orang lain, belum lagi larangan cerita, hebah, sampaikan..

Setiap manusia mempunyai kehormatan diri yang tidak boleh dinodai dengan tajassus dan diselidiki cacat-cacatnya, sekalipun dia berbuat dosa, selama dilakukan dengan tersembunyi.

Sabda Nabi sallallahu `alaihi wa sallam, "Sesiapa mengintip rumah suatu kaum tanpa izin mereka, maka halal buat mereka untuk menusuk mata pengintip itu." (HR Bukhari dan Muslim)

“Kita dilarang untuk mengintip, namun apabila jelas kepada kita maka kita bertindak”. (HR Abu Daud)

"Wahai orang-orang yang beriman dengan lisan, akan tetapi iman belum menyerap ke dalam hati, janganlah kalian menyakiti orang lain. Jangan mengintai-intai cacat cela mereka, sesungguhnya sesiapa yang cacat celanya diintai oleh Allah nescaya Allah akan bukakan pekungnya walaupun di tengah rumahnya sendiri. " (HR Abu Daud)




Link pilihan:

Jangan CERITA aib orang

TUTUP aib orang lain



*

5 ulasan:

  1. Assalamualaikum.

    Mentelaah dari petikan di atas....

    Berbagai prasangka buruk terhadap orang lain sering kali bersemayam di hati kita. Sebagian besarnya, tuduhan itu tidak dibangun di atas tanda atau bukti yang cukup. Sehingga yang terjadi adalah asal tuduh kepada saudaranya.

    Buruk sangka kepada orang lain atau yang dalam bahasa Arabnya disebut su`u zhan mungkin biasa atau bahkan sering hinggap di hati kita. Berbagai prasangka terlintas di pikiran kita, si A begini, si B begitu, si C demikian, si D demikian dan demikian. Yang parahnya, terkadang persangkaan kita tiada berdasar dan tidak beralasan. Memang semata-mata sifat kita suka curiga dan penuh sangka kepada orang lain, lalu kita membiarkan zhan tersebut bersemayam di dalam hati. Bahkan kita membicarakan serta menyampaikannya kepada orang lain. Padahal su`u zhan kepada sesama kaum muslimin tanpa ada alasan/bukti merupakan perkara yang terlarang. Demikian jelas ayatnya dalam Al-Qur`anil Karim, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

    “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan (zhan) karena sesungguhnya sebagian dari persangkaan itu merupakan dosa.” (Al-Hujurat: 12)

    BalasPadam
  2. assalamualaikum ,

    nak tnye sikit .. macam mane pulak sesuatu perhubungan antara kawan rengang disebabkan hal yg tidak jelas , sebelah pihak hanye mendiamkan diri , sebelah lagi seperti tidak sedar akan kewujudannnya. ape yg perlu dibuat oleh sebelah pihak yang hnye mampu ,mndiamkan diri saja tuu..??? hidup tidak tenang kalau macam ni..

    BalasPadam
  3. Manusia itu tak akan dapat lari dari perasaan tak puas hati..tepis macamana pun, kita tak akan boleh..Allah akan uji manusia dengan pelbagai cara salah satunya ialah hubungan kita dengan manusia...

    BalasPadam
  4. Perlu dibezakan mencari kesalahan orang dan menasihati orang yg bersalah. uslub secara terbuka atau secara tersembunyi

    BalasPadam
  5. Seseorg dipndg mulia dan terhormat hanyalah kerana Allah swt menutupi keaibannya. Mk jgnlah kita buka apa yg ditutupi Allah swt, samada keaiban sendiri apatah lg org lain.

    BalasPadam

Popular Posts