*
Dari Ummu Kalsum binti Uqbah radhiallahu anha bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Saya tidak pernah mendengar diperbolehkannya dusta yang diucapkan oleh manusia kecuali dalam tiga hal: Dusta dalam peperangan, dusta untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai, dan dusta suami terhadap isteri atau isteri terhadap suami.” (HR Muslim)
Dusta dibenarkan pada 3 keadaan :
1. Dusta untuk mendamaikan pihak yang bertikai.
2. Dusta kepada musuh ketika dalam peperangan.
3. Dusta suami terhadap isteri atau isteri terhadap suami. Tujuannya adalah untuk menjaga keharmonian rumahtangga, misalnya seorang suami memuji masakan isteri, padahal masakannya tidak sedap.
Menurut Ibnu Hajar dalam kitab Al Fattah, yang dimaksud dengan dusta antara suami isteri hanyalah dusta dalam perkara yang tidak akan menggugurkan hak keduanya, atau dusta yang tidak mengakibatkan salah satunya akan mengambi perkara yang bukan haknya.
Di dalam kitab Syarah Muslim, Imam An Nawawi menyatakan, ”Maksud dusta suami kepada isteri dan sebaliknya adalah dusta ketika menampakkan cinta kasih dan ketika berjanji pada perkara yang tidak wajib atau sejenisnya. Ada pun dusta di antara suami dengan maksud menipu untuk mendapatkan perkara yang bukan haknya, maka dusta seperti ini hukumnya haram berdasarkan ijma’ kaum muslim.
Wallahu 'alam.
Link pilihan:
Jangan Selalu Cakap Bohong
*
Masalah-masalah Berkaitan Puasa 2
1 hour ago












salam ziarah sini =)
ReplyDeleteDo you have a spam problem on this site; I also am a blogger, and I was wanting
ReplyDeleteto know your situation; we have developed some nice procedures and we are looking to
trade strategies with other folks, why not shoot me an e-mail if interested.
My web page ... arthritis diet
Salam,
ReplyDeleteBanyak info di Blog ini. Semoga berterusan berdakwah dan berkongsi.
Terima kasih atas kunjungan ke Relaks Minda.
terimakasih untuk sharenya :) menarik postingan postingannya , di tunggu kunjungan baliknya yaaa salam kenal :)
ReplyDeleteoo. okay. saya faham. Terima kasih. =)
ReplyDelete